Kamis, 09 Maret 2017

Penyakit Muntaber Dan Mengatasinya



Muntaber adalah suatu penyakit yang memiliki gejala mual-mual, dan muntah yang disertai berak-berak (diare).

Muntah-muntah yang disertai buang air besar berkali-kali ini dapat berulang tiga sampai lebih dari sepuluh kali dalam sehari.

Terjadi perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja, melembek sampai mencair, yang kadang juga mengandung darah atau lendir. Secara medis pengertian diare adalah peningkatan frekuensi dari buang besar, biasanya diambil patokan lebih dari tiga kali dan dengan perubahan kotoran menjadi lebih encer dan cair.

Selain mual dan muntah-muntah, keadaan diare ini disertai dengan semakin meningkatnya suhu badan. Gejala yang timbul tergantung pada penyebab diare tersebut.Secara medis pengertian diare adalah peningkatan frekuensi dari buang besar, biasanya diambil patokan lebih dari tiga kali dan dengan perubahan kotoran menjadi lebih encer dan cair.

Selain mual dan muntah-muntah, keadaan diare ini disertai dengan semakin meningkatnya suhu badan. Gejala yang timbul tergantung pada penyebab diare tersebut.Daerah-daerah yang terkena musibah bencana alam, baik bencana tsunami, gempa, banjir, dan sebagainya merupakan daerah yang sangat rawan terhadap wabah muntaber. Sebab, biasanya daerah ini berada pada lingkungan yang kurang sehat.

Sumber-sumber air bersih yang kurang tersedia akibat kemarau yang panjang atau adanya perubahan musim dari musim kemarau dan penghujan, serta banjir. Sistem sanitasi yang tidak terjaga dengan baik memudahkan kuman berkembang biak.

Hujan yang terus-menerus hingga menimbulkan banjir juga sangat berpontesial menimbulkan wabah muntaber. Sampah-sampah yang menumpuk dan berserakan di berbagai tempat serta kurangnya kebersihan lingkungan pada situasi itu.

Selain pengaruh negatif lingkungan yang kurang bersih, keadaan yang dapat dihubungkan dengan suatu penyakit adalah pasca lebaran.Karena pasca lebaran berbagai macam makanan dan minuman yang tersedia dikonsumsi secara bersamaan, juga kecenderungan mengkonsumsi makanan yang dipanaskan berulang-ulang.

Atau dapat terjadi jika kita mengkonsumsi makanan yang berlemak, terlalu manis dan minuman mengandung soda.
Penyebab utama muntaber adalah peradangan usus oleh bakteri, virus, parasit lain (jamur, cacing, protozoa), keracunan makanan atau minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia serta kurang gizi, misalnya kelaparan atau kekurangan protein.

Kuman ini dapat menempel pada dinding usus dan menyebabkan kerusakan dari dinding usus dan dikeluarkan cairan dan lendir pada usus yang terkena infeksi tersebut. Pada keadaan tertentu, infeksi akibat kuman-kuman ini dapat menyebabkan pendarahan.

Kuman ini dapat menyebabkan kerusakan, racun sebagai produksi kuman tersebut juga dapat mengganggu transportasi cairan dan elektrolit sehingga cairan tersebut menjadi encer.

Selain kuman yang terdapat pada makanan dan minuman, makanan dan minuman sendiri dapat menjadi penyebab diare, dimana makanan dan minuman tersebut dapat terganggu penyerapannya.

Keadaan dimana terganggunya penyerapan makanan dan minuman oleh tubuh dapat disebut melabsorbsi. Hal ini terjadi jika kita mengkonsumsi makanan dan minuman yang bermacam-macam dalam waktu yang bersamaan.

Penyakit yang dapat disebabkan oleh bakteri Escherichia coli ini dapat mewabah akibat lingkungan sekitar tempat tinggal yang kurang bersih, serta makanan yang dikonsumsi terkontaminasi bakteri.
Bila kita mengkonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja atau muntahan penderita muntaber, maka kita dapat terinfeksi kuman penyebab muntaber.

Sebab tinja atau muntahan tersebut dikeluarkan oleh penderita atau pembawa kuman (carrier) yang dapat mencemari lingkungan, misalnya tanah, sungai dan air sumur.Penggunaan air sumur atau air sungai yang sudah tercemari muntaber oleh orang yang sehat dapat menyebabkan ia akan menderita muntaber. Penularan ini dapat terjadi secara langsung apabila tangan kotor atau tercemar kuman dipergunakan untuk menyuap makanan.

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri dapat merangsang asam lambung yang akhirnya menimbulkan muntaber.Apabila makanan tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri maka perut penderita terasa perih, nyeri, mual-mual hingga muntah. Nyeri diperut biasanya timbul pada perut bagian bawah yang diikuti kekejangan otot yang serupa.

Suhu badan penderita biasanya menaik tajam dan kurang nafsu makan. Setelah beberapa hari mengalami muntah-muntah dan diare, penderita akhirnya mengalami kekurangan cairan tubuh (dehidrasi) dan elektrolit.

Kehilangan cairan tubuh (dehidrasi) yang terus-menerus ini sangatlah berbahaya. Sebab semua reaksi kehidupan di dalam tubuh memerlukan cairan. Jika cairan di dalam tubuh berkurang, maka reaksi-reaksi kehidupan tersebut terancam terhenti.

Bahaya kematian karena kekurangan cairan tubuh lebih tinggi resikonya terutama pada bayi dan balita. Selain dehidrasi, kekurangan elektrolit dalam tubuh terutama Natrium dan Kalium juga dapat melemahkan tubuh, sehingga pasien akan mengalami penurunan kesadaran.

Keseimbangan asam basa dalam tubuh juga akan terganggu bila diare ini disertai dengan muntah-muntah.Penyakit muntaber ini lebih sering menyerang anak-anak, sebab cara makan dan minum mereka yang umumnya belum dapat menjaga kebersihan.

Mereka mengkonsumsi makanan dan minuman tanpan memperhatikan kebersihan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri, merangsang asam lambung yang akhirnya menimbulkan muntaber.

Kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman tanpa mencuci tangan terlabih dahulu sesudah buang air besar yang dapat menjadi jalan masuknya kuman kedalam tubuh. Membuang air besar di kali, pantai, sawah, atau disembarang tempat. Atau meminum air atau memakan makanan yang belum dimasak dengan benar. Selain anak-anak, bayi yang meminum susu botol lebih mudah terserang muntaber daripada bayi yang disusui oleh ibunya.

Mengatasi muntaber pada awal terkena penyakit ini dapat dilakukan dengan meminum cairan oralit yang pada saat ini sudah banyak tersedia di apotik dan toko obat.

Dapat dilakukan dengan meminum cairan oralit sebanyak mungkin kepada penderita, namun dilakukan sedikit demi sedikit. Jika tidak tersedia oralit, buatlah larutan gula-garam (dua sendok teh gula pasir dan seujung sendok teh garam dapur) yang dilarutkan ke dalam segelas air masak (200 cc), aduk rata dan berikan pada penderita. Sebaiknya penderita diberikan makanan yang lunak dan tidak merangsang lambung, serta makanan ekstra yang bergizi sesudah muntaber.

Jika keadaan penderita muntaber bertambah berat tentunya segera mencari pertolongan ke Dokter/ Puskesmas/ Rumah Sakit.

3 Penyebab Diare Selain Makanan



Mudah untuk melacak penyebab diare dari makanan yang dimakan.Namun ketika diare terjadi tiba-tiba tanpa makan makanan yang aneh sebelumnya, maka mungkin 3 hal ini penyebabnya. !!!

Olahraga terlalu keras
Latihan intensif seperti angkat beban berat, lari atau besepeda jarak jauh merupakan salah satu pemicu dari diare. latihan intensif akan mengalihkan suplai darah yang harusnya ke sistem pencernaan menjadi ke otot, sehingga terkadang timbul rasa kram pada perut dan kotoran berdarah.

Meskipun begitu, kondisi tersebut tidak akan terjadi pada mereka yang sudah biasa melakukan olahraga intensitas tinggi. Namun jika kondisi itu terjadi secara terus menerus setelah melakukan latihan, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Antibiotik
Antibiotik juga bisa jadi penyebab dari diare. Ini karena antibiotik mengubah keadaan flora dalam usus yang menyebabkan ketidakseimbangan bakteri “baik” dan “jahat”. Ketidakseimbangan ini kemudian mempengaruhi kemampuan tubuh mencerna makanan.

Minum alkohol
Setelah minum alkohol, seseorang mungkin saja mengalami diare. Khususnya, ketika minum alkohol terlalu banyak. “Kandungan karbohidrat dalam minuman tersebut sangat tinggi dan menyebabkan fermentasi berlebihan pada usus. Kondisi itu akan memicu timbulnya gas berlebihan yang memicu rasa ingin buang air besar.

6 Faktor Penyebab Penyakit Asma



Penyakit ini menyebabkan pembengkakan saluran pernafasan sehingga seseorang menjadi sulit bernapas, mengalami sesak napas, atau terengah-engah. Pasien asma juga mungkin mengalami peradangan saluran pernapasan yang menyebabkan penyempitan saluran napas, mengi, atau bengek.

Kini, ada banyak pusat asma yang dapat membantu pasien asma untuk mengontrol masalah pernapasan yang mereka hadapi. Dikatakan bahwa jika seorang pasien asma tetap awas dari pemicu serangan asma, mereka dapat mencegah semakin parahnya gangguan pernapasan.

Para penderita asma harus menghindari pemicu-pemicu tertentu agar tidak mengalami gangguan pernapasan seperti mengi atau bengek, batuk, dada terasa berat, dan sesak napas. Dengan menghindari pemicu-pemicu itu, paru-paru dapat bernapas dengan normal dan hidup akan lebih panjang.

Ada 6 pemicu asma yang harus dihindari, Tak perlu khawatir atau cemas, pemicu-pemicu asma bukan merupakan zat atau benda yang sulit dihindari, kok.

Hewan peliharaan
Hewan berbulu merupakan masalah lain bagi pasien asma. Hewan peliharaan seperti kucing adalah salah satu pemicu utama serangan asma. Serpihan kulit dan bahkan air liur hewan peliharaan juga bisa menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan.

Asap
Asap adalah pemicu asma yang paling berbahaya. Jika Anda memiliki asma, tutupi hidung tiap kali Anda bepergian ke luar rumah. Cara ini mungkin agak merepotkan, tapi bisa menghindarkan Anda dari bengek atau sesak napas.

Rokok
Untuk menghindari serangan asma, salah satu hal yang penting untuk dihindari adalah merokok. Merokok menyebabkan saluran udara terhambat, memicu serangan asma, dan mengakibatkan pasien mengalami sesak napas.

Perubahan musim
Pergantian musim bukan hal yang dapat dihindari atau dicegah. Tetapi, pasien tetap dapat melakukan pencegahan untuk menghindari serangan asma. Pastikan untuk menutup tenggorokan, hidung, dan mulut sebelum melangkah ke luar rumah. Tetap lindungi saluran pernapasan dengan baik selama cuaca ekstrim berlangsung.

Makanan tertentu
Makanan tertentu seperti kedelai, kacang, juga udang, dapat memicu serangan asma. Jika Anda pernah mendapat serangan asma setelah mengonsumsi salah satu makanan tersebut, sebaiknya hindari konsumsi makanan itu.

Kondisi emosional
Emosi memainkan peranan penting dalam parah atau tidaknya serangan asma. Emosi yang tenang dan stabil dapat menghindarkan penderita dari serangan asma. Sedangkan stres yang menumpuk dapat menyebabkan kegelisahan dan sesak napas.

4 Penyebab Munculnya Kanker



Penyakit ini saat ini semakin meningkat, dan jumlah penderitanya juga semakin bertambah. sementara peneliti terus melakukan penelitian terkait dengan perawatan dan pengobatan kanker, hal lain yang perlu diwaspadai adalah penyebabnya.

Berikut adalah 4 hal menjadi penyebab paling umum dari kanker.

Merokok
Perokok kronis seringkali berdalih bahwa siapa saja bisa terkena kanker paru-paru, bahkan mereka yang tidak pernah merokok sekalipun. Namun statistik menunjukkan dengan jelas bahwa satu dari empat kasus kematian kanker disebabkan oleh kebiasaan merokok. Merokok bisa menyebabkan kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, dan laring. Tak hanya itu, banyak juga kasus kematian akibat kanker yang diderita oleh perokok pasif.

Karsinogen
Kebiasaan merokok bisa menjadi salah satu kebiasaan yang membuat zat karsinogen masuk ke tubuh kita. Namun ada hal lain juga. Zat karsinogen bisa berupa zat kimia beracun seperti dioxin, benzene, asbestos, vinyl chloride, dan lainnya. Beberapa virus seperti HPV juga bisa menjadi salah satu karsinogen alami yang menyebabkan kanker, yaitu kanker serviks.

Paparan matahari
Radiasi matahari adalah salah satu penyebab kanker kulit. Banyak orang yang tak melindungi kulit mereka dari sinar matahari terkena kanker kulit.

Usia
Usia juga menjadi salah satu penyebab kanker yang paling umum. Semakin tua seseorang, semakin tinggi juga risikonya terkena kanker. Bahkan faktanya, 75 persen kasus kanker baru terjadi pada orang berusia di atas 60 tahun. Salah satu teori menyebut bahwa semakin tua, pertahanan tubuh terhadap sel kanker semakin menurun.

Karena itu, menjaga kesehatan dengan melakukan gaya hidup yang baik penting untuk mencegah kanker, daripada harus mengobati.

Apa Sih Leukemia Itu ???



Leukemia merupakan kanker yang menyerang jaringan pembentuk sel darah di dalam tubuh, yaitu sumsum tulang dan kelenjar getah bening. Leukemia atau yang lebih dikenal dengan sebutan kanker darah sendiri sebenarnya terbagi menjadi beberapa jenis.

Beberapa jenis leukemia lebih sering ditemukan pada anak-anak, sedangkan bentuk lainnya lebih sering ditemukan pada orang dewasa.

Leukemia biasanya berhubungan dengan sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi untuk melawan berbagai jenis kuman penyebab infeksi. Pada penderita leukemia, sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih abnormal, yang tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Pengobatan leukemia sendiri berbeda-beda, tergantung pada jenis leukemia dan berbagai hal lain yang mempengaruhi.Gejala leukemia dapat berbeda-beda, tergantung pada jenisnya. Akan tetapi, ada beberapa tanda dan gejala yang dapat ditemukan pada semua jenis leukemia, yaitu:
  • Demam atau menggigil
  • Merasa amat sangat lelah dalam waktu yang lama
  • Badan terasa lemah
  • Sering atau pernah mengalami infeksi berat
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas
  • Pembesaran kelenjar getah bening
  • Pembesaran hati
  • Pembesaran limpa
  • Mudah berdarah atau mudah memar
  • Mimisan berulang
  • Adanya bintik-bintik kecil berwarna merah keunguan pada permukaan kulit (petekie)
  • Keringat berlebih, terutama di malam hari
Nyeri tulang atau menjadi lebih sensitif terhadap nyeri.Hingga saat ini para ahli masih tidak dapat memastikan apa sebenarnya penyebab pasti dari leukemia. Para ahli menduga leukemia terjadi akibat kombinasi antara genetika dan faktor lingkungan.

Secara umum, leukemia diduga terjadi saat sejumlah sel-sel darah mengalami mutasi DNA. Selain itu, mungkin terjadi perubahan lain di dalam sel-sel darah yang hingga saat ini belum dimengerti oleh para ahli.

Beberapa abnormalitas juga dapat menyebabkan sel bertumbuh dan membelah dengan lebih cepat, di mana sel juga akan hidup lebih lama daripada yang seharusnya. Seiring berjalannya waktu, sel-sel abnormal ini akan mengerumuni sel-sel darah yang sehat di dalam sumsum tulang, yang menyebabkan jumlah sel-sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit normal semakin berkurang, yang menyebabkan timbulnya tanda dan gejala leukemia.

Leukemia dibagi berdasarkan pada kecepatan progesivitas penyakit dan jenis sel darah yang mengalami kelainan. Klasifikasi pertama adalah berdasarkan seberapa cepat perkembangan (progresivitas) penyakit.

Leukemia Akut Pada leukemia akut, sel-sel darah yang abnormal adalah sel-sel darah yang tidak matang (immature), yang biasa disebut dengan blas. Sel-sel immature ini tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan membelah diri dengan cepat, sehingga penyakit pun akan memburuk dengan cepat. Oleh karena itu, leukemia akut membutuhkan pengobatan yang cepat dan agresif.

Ada banyak jenis leukemia kronik. Salah satu jenisnya adalah karena sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel-sel darah dan jenis lainnya adalah karena sumsum tulang memproduksi terlalu sedikit sel-sel darah.

Pada leukemia kronik biasanya ditemukan sel-sel darah yang telah matang. Sel-sel darah ini kemudian membelah diri atau berakumulasi dengan lebih lambat dan dapat berfungsi secara normal selama sejangka waktu. Pada tahap awal, beberapa jenis leukemia kronik tidak menunjukkan gejala apapun sehingga tidak diketahui atau tidak terdiagnosa hingga bertahun-tahun.

Klasifikasi kedua dari leukemia adalah berdasarkan sel darah putih mana yang terkena.

Leukemia Limfositik
Leukemia jenis ini mengenai sel-sel limfosit, yang berfungsi untuk membentuk jaringan limfatik. Jaringan limfatik sendiri berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh.

Leukemia MyelogenikLeukemia jenis ini mengenai sel-sel myeloid. Sel myeloid merupakan sel yang berfungsi untuk membentuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya leukemia pada seseorang adalah:

Pernah menjalani perawatan kanker sebelumnya. Orang yang pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan radiasi karena kanker lain memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita beberapa jenis leukemia

Kelainan genetika. Kelainan genetika tampaknya memiliki peranan penting dalam terjadinya leukemia. Kelainan genetika yang dimaksud adalah sindrom down

Paparan terhadap zat kimia tertentu seperti benzene, yang terdapat pada bensin atau minyak tanah serta yang banyak digunakan pada industri kimia juga dapat meningkatkan resiko terjadinya beberapa jenis leukemia

Merokok. Merokok cerutu dapat meningkatkan resiko terjadinya AML
Ada anggota keluarga yang menderita leukemia. Bila ada anggota keluarga Anda yang didiagnosa menderita leukemia, maka resiko Anda pun akan meningkat

Walaupun demikian, sebagian besar orang yang memiliki resiko di atas justru tidak menderita leukemia dan banyak penderita leukemia justru tidak memiliki faktor resiko di atas

Dokter dapat secara tidak sengaja menemukan leukemia kronik saat melakukan pemeriksaan darah rutin, sebelum penderita mengalami gejala apapun. Jika hal ini terjadi atau Anda mulai mengalami gejala leukemia, maka dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan beberapa pemeriksaan lain seperti di bawah ini.

Dokter Anda mungkin akan mencari adanya tanda-tanda leukemia lain seperti kulit pucat karena anemia, pembesaran kelenjar getah bening, pembesaran hati, dan pembesaran limpa.Melalui pemeriksaan darah rutin, dokter dapat mengetahui apakah Anda memiliki kadar sel darah putih dan trombosit yang abnormal, yang menunjukkan kemungkinan leukemia.

Dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan sumsum tulang dari tulang panggul dengan menggunakan jarum panjang (biopsi). Dengan demikian, dokter dapat mengetahui apakah benar ada sel leukemia pada sumsum tulang Anda dan apa jenisnya, sehingga pengobatan pun dapat disesuaikan.

Jenis Jenis Narkoba Yang Berbahaya



Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya.Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak hukum seperti polisi (termasuk didalamnya Badan Narkotika Nasional), jaksa, hakim dan petugas Pemasyarakatan.

Selain narkoba, sebutan lain yang menunjuk pada ketiga zat tersebut adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.Istilah napza biasanya lebih banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya pemaknaan dari kedua istilah tersebut tetap merujuk pada tiga jenis zat yang sama.

Menurut UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan”.

Sebenarnya Narkoba itu obat legal yang digukan dalam dunia kedokteran, namun dewasa ini Narkoba banyak disalahgunakan. Bahkan kalangan muda tidak sedikit yang menggunakan narkoba.Banyak dari mereka yang menggunakan Narkoba dengan alasan untuk kesenangan batin, namun sayangnya tidak banyak yang mengetahuai bahaya narkoba.

Oleh karena itu selain untuk menyelesaikan tugas dari mata kuliah Bhs. Indonesia, kami menyusun makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi betapa bahayanya Narkoba.Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.

Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf.

Jenis-Jenis Narkoba:


Morfin
Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morfin merupakan alkaloida utama dari opium (C17H19NO3). Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.

Codeina
Codein termasuk garam turunan dari opium dan candu. Efek codein lebih lemah daripada heroin dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan.

Heroin (putaw)
Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir – akhir ini. Heroin yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. Walaupun pembuatan, penjualan dan pemilikan heroin adalah ilegal, tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik.

Methadon
Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Sejumlah besar narkotik sintetik (opioid) telah dibuat, termasuk meperidine (Demerol), methadone (Dolphine), pentazocine (Talwin), dan propocyphene (Darvon). Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan), naltrxone (Trexan), nalorphine, levalorphane dan apomorphine. Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis, dan senyawa tersebut adalah pentazocine, butorphanol (Stadol), dan buprenorphine (Buprenex). Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid. Nama popoler jenis opioid : putauw, etep, PT, putih.

Demerol
Nama lain dari Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.

Candu
Getah tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai “Lates”. Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan. Candu masak warnanya coklat tua atau coklat kehitaman. Diperjual belikan dalam kemasan kotak kaleng dengan berbagai macam cap, antara lain ular, tengkorak, burung elang, bola dunia, cap 999, cap anjing, dsb. Pemakaiannya dengan cara dihisap.


Bahaya Narkoba:


Halusinogen, efek dari narkoba ini bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD

Stimulan, efek dari narkoba ini bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu

Depresan, efek dari narkoba ini bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw

Adiktif, Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak,contohnya ganja , heroin , putaw

“Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian”.

Obat-Obat Kuat Yang Diperbolehkan BPOM


Secara legal, hanya ada tiga jenis obat disfungsi ereksi yang boleh beredar, yaitu dengan nama generik sildenafil, tadalafil, dan vardenafil.

Disfungsi ereksi (DE) adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada laki-laki dan lebih umum dengan bertambahnya usia. DE kronis memengaruhi sekitar 5 persen laki-laki di usia 40-an, dan 15-25 persen pada laki-laki di atas 65 tahun.

95 Persen kasus DE telah mendapatkan pengobatan yang memuaskan.

Disfungsi ereksi dapat diobati pada usia berapa pun, dan kesadaran fakta ini telah berkembang.

Banyak pria telah mencari bantuan dan kembali ke aktivitas seksual normal karena perawatan yang berhasil untuk disfungsi ereksi.Saat ini, ada tiga obat oral untuk pengobatan disfungsi ereksi yang telah disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS): sildenafil (Viagra), vardenafil (Levitra), dan tadalafil (Cialis).

Ketiganya berfungsi memblokir enzim phosphodiesterase tipe 5 (PDE-5) dan termasuk ke dalam kelas phosphodiesterase (PDE) inhibitor.Sejak diperkenalkan PDE-5 inhibitor pertama, Viagra, telah terjadi perubahan mendasar dalam pengobatan disfungsi ereksi.

Meskipun ada beberapa pilihan perawatan non-bedah, jelas terapi oral telah merevolusi pendekatan pengobatan untuk pasien disfungsi ereksi.

► Most Trending