Kamis, 09 Maret 2017

Apa Sih Leukemia Itu ???



Leukemia merupakan kanker yang menyerang jaringan pembentuk sel darah di dalam tubuh, yaitu sumsum tulang dan kelenjar getah bening. Leukemia atau yang lebih dikenal dengan sebutan kanker darah sendiri sebenarnya terbagi menjadi beberapa jenis.

Beberapa jenis leukemia lebih sering ditemukan pada anak-anak, sedangkan bentuk lainnya lebih sering ditemukan pada orang dewasa.

Leukemia biasanya berhubungan dengan sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi untuk melawan berbagai jenis kuman penyebab infeksi. Pada penderita leukemia, sumsum tulang akan memproduksi sel darah putih abnormal, yang tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik.

Pengobatan leukemia sendiri berbeda-beda, tergantung pada jenis leukemia dan berbagai hal lain yang mempengaruhi.Gejala leukemia dapat berbeda-beda, tergantung pada jenisnya. Akan tetapi, ada beberapa tanda dan gejala yang dapat ditemukan pada semua jenis leukemia, yaitu:
  • Demam atau menggigil
  • Merasa amat sangat lelah dalam waktu yang lama
  • Badan terasa lemah
  • Sering atau pernah mengalami infeksi berat
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas
  • Pembesaran kelenjar getah bening
  • Pembesaran hati
  • Pembesaran limpa
  • Mudah berdarah atau mudah memar
  • Mimisan berulang
  • Adanya bintik-bintik kecil berwarna merah keunguan pada permukaan kulit (petekie)
  • Keringat berlebih, terutama di malam hari
Nyeri tulang atau menjadi lebih sensitif terhadap nyeri.Hingga saat ini para ahli masih tidak dapat memastikan apa sebenarnya penyebab pasti dari leukemia. Para ahli menduga leukemia terjadi akibat kombinasi antara genetika dan faktor lingkungan.

Secara umum, leukemia diduga terjadi saat sejumlah sel-sel darah mengalami mutasi DNA. Selain itu, mungkin terjadi perubahan lain di dalam sel-sel darah yang hingga saat ini belum dimengerti oleh para ahli.

Beberapa abnormalitas juga dapat menyebabkan sel bertumbuh dan membelah dengan lebih cepat, di mana sel juga akan hidup lebih lama daripada yang seharusnya. Seiring berjalannya waktu, sel-sel abnormal ini akan mengerumuni sel-sel darah yang sehat di dalam sumsum tulang, yang menyebabkan jumlah sel-sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit normal semakin berkurang, yang menyebabkan timbulnya tanda dan gejala leukemia.

Leukemia dibagi berdasarkan pada kecepatan progesivitas penyakit dan jenis sel darah yang mengalami kelainan. Klasifikasi pertama adalah berdasarkan seberapa cepat perkembangan (progresivitas) penyakit.

Leukemia Akut Pada leukemia akut, sel-sel darah yang abnormal adalah sel-sel darah yang tidak matang (immature), yang biasa disebut dengan blas. Sel-sel immature ini tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan membelah diri dengan cepat, sehingga penyakit pun akan memburuk dengan cepat. Oleh karena itu, leukemia akut membutuhkan pengobatan yang cepat dan agresif.

Ada banyak jenis leukemia kronik. Salah satu jenisnya adalah karena sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel-sel darah dan jenis lainnya adalah karena sumsum tulang memproduksi terlalu sedikit sel-sel darah.

Pada leukemia kronik biasanya ditemukan sel-sel darah yang telah matang. Sel-sel darah ini kemudian membelah diri atau berakumulasi dengan lebih lambat dan dapat berfungsi secara normal selama sejangka waktu. Pada tahap awal, beberapa jenis leukemia kronik tidak menunjukkan gejala apapun sehingga tidak diketahui atau tidak terdiagnosa hingga bertahun-tahun.

Klasifikasi kedua dari leukemia adalah berdasarkan sel darah putih mana yang terkena.

Leukemia Limfositik
Leukemia jenis ini mengenai sel-sel limfosit, yang berfungsi untuk membentuk jaringan limfatik. Jaringan limfatik sendiri berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh.

Leukemia MyelogenikLeukemia jenis ini mengenai sel-sel myeloid. Sel myeloid merupakan sel yang berfungsi untuk membentuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya leukemia pada seseorang adalah:

Pernah menjalani perawatan kanker sebelumnya. Orang yang pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan radiasi karena kanker lain memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita beberapa jenis leukemia

Kelainan genetika. Kelainan genetika tampaknya memiliki peranan penting dalam terjadinya leukemia. Kelainan genetika yang dimaksud adalah sindrom down

Paparan terhadap zat kimia tertentu seperti benzene, yang terdapat pada bensin atau minyak tanah serta yang banyak digunakan pada industri kimia juga dapat meningkatkan resiko terjadinya beberapa jenis leukemia

Merokok. Merokok cerutu dapat meningkatkan resiko terjadinya AML
Ada anggota keluarga yang menderita leukemia. Bila ada anggota keluarga Anda yang didiagnosa menderita leukemia, maka resiko Anda pun akan meningkat

Walaupun demikian, sebagian besar orang yang memiliki resiko di atas justru tidak menderita leukemia dan banyak penderita leukemia justru tidak memiliki faktor resiko di atas

Dokter dapat secara tidak sengaja menemukan leukemia kronik saat melakukan pemeriksaan darah rutin, sebelum penderita mengalami gejala apapun. Jika hal ini terjadi atau Anda mulai mengalami gejala leukemia, maka dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan beberapa pemeriksaan lain seperti di bawah ini.

Dokter Anda mungkin akan mencari adanya tanda-tanda leukemia lain seperti kulit pucat karena anemia, pembesaran kelenjar getah bening, pembesaran hati, dan pembesaran limpa.Melalui pemeriksaan darah rutin, dokter dapat mengetahui apakah Anda memiliki kadar sel darah putih dan trombosit yang abnormal, yang menunjukkan kemungkinan leukemia.

Dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk melakukan pemeriksaan sumsum tulang dari tulang panggul dengan menggunakan jarum panjang (biopsi). Dengan demikian, dokter dapat mengetahui apakah benar ada sel leukemia pada sumsum tulang Anda dan apa jenisnya, sehingga pengobatan pun dapat disesuaikan.

Jenis Jenis Narkoba Yang Berbahaya



Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya.Terminologi narkoba familiar digunakan oleh aparat penegak hukum seperti polisi (termasuk didalamnya Badan Narkotika Nasional), jaksa, hakim dan petugas Pemasyarakatan.

Selain narkoba, sebutan lain yang menunjuk pada ketiga zat tersebut adalah Napza yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.Istilah napza biasanya lebih banyak dipakai oleh para praktisi kesehatan dan rehabilitasi. Akan tetapi pada intinya pemaknaan dari kedua istilah tersebut tetap merujuk pada tiga jenis zat yang sama.

Menurut UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian Narkotika adalah “zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan”.

Sebenarnya Narkoba itu obat legal yang digukan dalam dunia kedokteran, namun dewasa ini Narkoba banyak disalahgunakan. Bahkan kalangan muda tidak sedikit yang menggunakan narkoba.Banyak dari mereka yang menggunakan Narkoba dengan alasan untuk kesenangan batin, namun sayangnya tidak banyak yang mengetahuai bahaya narkoba.

Oleh karena itu selain untuk menyelesaikan tugas dari mata kuliah Bhs. Indonesia, kami menyusun makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi betapa bahayanya Narkoba.Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.

Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf.

Jenis-Jenis Narkoba:


Morfin
Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morfin merupakan alkaloida utama dari opium (C17H19NO3). Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.

Codeina
Codein termasuk garam turunan dari opium dan candu. Efek codein lebih lemah daripada heroin dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan.

Heroin (putaw)
Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir – akhir ini. Heroin yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. Walaupun pembuatan, penjualan dan pemilikan heroin adalah ilegal, tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik.

Methadon
Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Sejumlah besar narkotik sintetik (opioid) telah dibuat, termasuk meperidine (Demerol), methadone (Dolphine), pentazocine (Talwin), dan propocyphene (Darvon). Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan), naltrxone (Trexan), nalorphine, levalorphane dan apomorphine. Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis, dan senyawa tersebut adalah pentazocine, butorphanol (Stadol), dan buprenorphine (Buprenex). Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid. Nama popoler jenis opioid : putauw, etep, PT, putih.

Demerol
Nama lain dari Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.

Candu
Getah tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai “Lates”. Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan. Candu masak warnanya coklat tua atau coklat kehitaman. Diperjual belikan dalam kemasan kotak kaleng dengan berbagai macam cap, antara lain ular, tengkorak, burung elang, bola dunia, cap 999, cap anjing, dsb. Pemakaiannya dengan cara dihisap.


Bahaya Narkoba:


Halusinogen, efek dari narkoba ini bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD

Stimulan, efek dari narkoba ini bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu

Depresan, efek dari narkoba ini bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw

Adiktif, Seseorang yang sudah mengkonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif , karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak,contohnya ganja , heroin , putaw

“Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya kematian”.

Obat-Obat Kuat Yang Diperbolehkan BPOM


Secara legal, hanya ada tiga jenis obat disfungsi ereksi yang boleh beredar, yaitu dengan nama generik sildenafil, tadalafil, dan vardenafil.

Disfungsi ereksi (DE) adalah salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada laki-laki dan lebih umum dengan bertambahnya usia. DE kronis memengaruhi sekitar 5 persen laki-laki di usia 40-an, dan 15-25 persen pada laki-laki di atas 65 tahun.

95 Persen kasus DE telah mendapatkan pengobatan yang memuaskan.

Disfungsi ereksi dapat diobati pada usia berapa pun, dan kesadaran fakta ini telah berkembang.

Banyak pria telah mencari bantuan dan kembali ke aktivitas seksual normal karena perawatan yang berhasil untuk disfungsi ereksi.Saat ini, ada tiga obat oral untuk pengobatan disfungsi ereksi yang telah disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS): sildenafil (Viagra), vardenafil (Levitra), dan tadalafil (Cialis).

Ketiganya berfungsi memblokir enzim phosphodiesterase tipe 5 (PDE-5) dan termasuk ke dalam kelas phosphodiesterase (PDE) inhibitor.Sejak diperkenalkan PDE-5 inhibitor pertama, Viagra, telah terjadi perubahan mendasar dalam pengobatan disfungsi ereksi.

Meskipun ada beberapa pilihan perawatan non-bedah, jelas terapi oral telah merevolusi pendekatan pengobatan untuk pasien disfungsi ereksi.

Tinggi Dan Berat Badan Ideal Manusia


Orang yang berat badannya kurang dari ideal biasanya akan terlihat kurus.Sedangkan yang berat badannya di atas ideal biasanya akan terlihat gemuk.Walaupun demikian, banyak orang yang mempunyai berat badan yang tidak ideal, selama sehat maka tidak harus berjuang mengubah berat badannya menjadi berat badan ideal.

Berikut ini adalah daftar berat badan ideal manusia yang terbagi atas kelompok laki-laki dan perempuan :

Tinggi 145 cm :
– Wanita : 46-50 kg (kecil) 49-55 (sedang) 53-59 kg (besar)

Tinggi 147 cm :
– Wanita : 46-51 kg (kecil) 50-56 (sedang) 54-61 kg (besar)

Tinggi 150 cm :
– Wanita : 47-52 kg (kecil) 51-57 (sedang) 55-62 kg (besar)

Tinggi 152 cm :
– Wanita : 48-53 kg (kecil) 52-58 (sedang) 56-63 kg (besar)

Tinggi 155 cm :
– Pria : 57-60 kg (kecil) 58-63 (sedang) 61-67 kg (besar)
– Wanita : 49-55 kg (kecil) 53-60 (sedang) 58-65 kg (besar)

Tinggi 157 cm :
– Pria : 58-61 kg (kecil) 59-64 (sedang) 62-68 kg (besar)
– Wanita : 50-56 kg (kecil) 55-61 (sedang) 59-66 kg (besar)

Tinggi 160 cm :
– Pria : 59-61 kg (kecil) 60-65 (sedang) 63-70 kg (besar)
– Wanita : 51-57 kg (kecil) 56-62 (sedang) 61-68 kg (besar)

Tinggi 163 cm :
– Pria : 60-62 kg (kecil) 61-66 (sedang) 64-71 kg (besar)
– Wanita : 53-59 kg (kecil) 57-64 (sedang) 62-70 kg (besar)

Tinggi 165 cm :
– Pria : 61-63 kg (kecil) 62-67 (sedang) 65-73 kg (besar)
– Wanita : 54-60 kg (kecil) 59-65 (sedang) 63-72 kg (besar)

Tinggi 168 cm :
– Pria : 61-65 kg (kecil) 63-69 (sedang) 66-75 kg (besar)
– Wanita : 56-61 kg (kecil) 60-66 (sedang) 65-74 kg (besar)

Tinggi 170 cm :
– Pria : 62-66 kg (kecil) 65-70 (sedang) 68-77 kg (besar)
– Wanita : 57-63 kg (kecil) 61-68 (sedang) 66-76 kg (besar)

Tinggi 173 cm :
– Pria : 63-67 kg (kecil) 66-71 (sedang) 69-79 kg (besar)
– Wanita : 58-64 kg (kecil) 63-69 (sedang) 67-77 kg (besar)

Tinggi 175 cm :
– Pria : 64-69 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)
– Wanita : 60-66 kg (kecil) 64-71 (sedang) 69-78 kg (besar)

Tinggi 178 cm :
– Pria : 65-70 kg (kecil) 69-74 (sedang) 72-82 kg (besar)
– Wanita : 61-67 kg (kecil) 66-72 (sedang) 70-80 kg (besar)

Tinggi 180 cm :
– Pria : 66-71 kg (kecil) 70-76 (sedang) 73-84 kg (besar)
– Wanita : 62-68 kg (kecil) 67-73 (sedang) 71-81 kg (besar)

Tinggi 183 cm :
– Pria : 68-73 kg (kecil) 71-78 (sedang) 75-86 kg (besar)

Tinggi 185 cm :
– Pria : 69-75 kg (kecil) 73-80 (sedang) 77-88 kg (besar)

Tinggi 188 cm :
– Pria : 71-77 kg (kecil) 75-81 (sedang) 79-91 kg (besar)

Tinggi 190 cm :
– Pria : 72-79 kg (kecil) 76-84 (sedang) 81-93 kg (besar)

Itu Perbandingan Tinggi dengan Berat Badan, Apakah Kamu Termasuk Yang Mana Pada Tabel Tersebut ???

Tumor Jinak Dan Pengertiannya



Tumor jinak dapat terbentuk di bagian tubuh mana saja.Jika Anda menemukan ada benjolan atau pembengkakan masa di tubuh Anda yang bisa dirasakan dari luar, maka sudah sewajarnya Anda bepikir tentang kemungkinan kanker.

Sebagai contoh, seorang wanita yang menemukan benjolan di payudara, dengan segera akan berfikir apakah benjolan itu kanker.Tetapi ternyata sebagian besar benjolan yang tumbuh di payudara ternyata jinak dan bahkan kebanyakan pertumbuhan masa didalam tubuh adalah jinak.

Penyebab dari tumor jinak Walaupun tumor jinak dapat disebabkan oleh berbagai macam alasan, tetapi proses pertumbuhan biasanya sama.Umumnya sel didalam tubuh Anda meremajakan diri sendiri dengan membelah diri.

Hal ini memungkinkan untuk sel mati dibuang secara alami. Pada kasus tumor, sel mati dapat tetap tinggal dan melakukan proses pertumbuhan yang dikenal dengan sebutan tumor.Pertumbuhan sel kanker juga terjadi dengan cara yang sama, tetapi pada kasus kanker, mereka juga mampu menginvasi jaringan sehat disekitarnya.

Pertumbuhan diluar kendali dari sel tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dan organ dan dapat menimbulkan pertumbuha kanker di bagian tubuh yang lainnya.
Gejala dari tumor jinak

Tidak semua jenis tumor, baik itu kanker maupun jinak, menunjukkan gejala.Semua bergantung pada lokasi tumor, beberapa gejala dapat dipengaruhi oleh fungsi organ yang terkena.

Sebagai contoh, jika Anda mengalami tumor jinak di otak, maka Anda bisa mengalami nyeri kepala, masalah penglihatan, memori yang kacau dan lain sebagainya
Jika tumor tumbuh dekat dengan kulit atau didaerah jaringan lunak seperti perut, benjolan atau massa tersebut mungkin bisa dirasakan dengan sentuhan.

Bergantung dari lokasi, kemungkinan gejala dari pertumbuhan tumor jinak adalah:

  1. Meriang
  2. Ketidaknyamanan
  3. Kelelahan
  4. Demam
  5. Penurunan nafsu makan
  6. Keringat malam
  7. Penurunan berat badan

Pengobatan untuk tumor jinak

Tidak semua tumor jinak memerlukan terapi.Jika tumor yang Anda derita kecil dan tidak menimbulkan gejala, dokter Anda mungkin hanya akan menyarankan mengawasi saja.Dalam hal ini pengobatan hanya akan memberikan resiko lebih tinggi daripada dibiarkan saja

Apa Sih Saraf Terjepit Itu ???



Kita sering salah mengerti dan tak pernah mengerti serta memahami apa sebenarnya saraf kejepit ini.

Padahal kalau tidak kita perhatikan, kenyataan ini bisa membuat seseorang menjadi lumpuh.

Saraf kejepit sebenarnya merupakan kondisi terjepit atau terkompresi saraf.

Dapat terjadi pada saraf pusat (saraf yang terdapat pada tulang belakang) maupun saraf perifer (saraf yang terdapat pada daerah perifer/ekstremitas)

Ada postur-postur tubuh tertentu yang bisa menyebabkan terjadinya saraf kejepit.

Ambil contoh misalnya posisi yang menekan sisi dalam dari siku, posisi pergelangan tangan yang menekuk dalam waktu lama, atau gerakan repetitive (berulang) pada daerah yang dilewati oleh saraf sehingga terjadi peradangan pada sekitarnya dan mengakibatkan penekanan pada saraf terdekat.

“Postur tubuh yang menempatkan suatu saraf dalam kondisi terjepit dan dilakukan dalam waktu yang cukup lama dapat mengakibatkan penjepitan pada saraf tersebut.

Rabu, 14 Oktober 2015

4 Tips Kesehatan Jasmani



Tidak sedikit orang terutama yang hidup di wilayah perkotaan, mereka tidak mampu untuk menerapkan pola hidup seperti itu. Hal itu dikarenakan keterbatasan di segala lini kehidupan, mulai dari tempat yang terbatas, tidak ada cukup waktu luang, hingga pekerjaan sehari-hari yang membuat stress.

Bagi Anda yang merasakan semua hal tersebut, sejak dini harus dicari solusinya agar dapat menerapkan pola hidup sehat yang sangat bermanfaat di kemudian hati. Beberapa cara atau tips menjaga kesehatan tubuh dapat Anda praktikkan setelah membaca sedikit uraian di bawah ini.


Berolahraga Secara Teratur
Anda tidak perlu melakukan olahraga dengan porsi yang memberatkan, seperti fitness atau angkat beban di tempat gym. Namun, Anda cukup berolahraga yang sederhana, tetapi dilakukan secara rutin. Sebagai contoh, olahraga berjalan kaki pada pagi hari atau jogging sekitar 30 – 45 menit yang dilakukan minimal 3 kali seminggu. Jika dilakukan secara rutin, tubuh Anda akan terasa segar dan bugar dan secara langsung akan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bahkan, sedikit demi sedikit dapat mengilis timbunan lemak dan kalori di dalam tubuh Anda. Tentu saja tips menjaga kesehatan tubuh ini sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan.


Menghindari Stress
Stress bisa diakibatkan oleh tekanan yang datang dari luar, seperti berkaitan dengan pekerjaan di luar, masalah keluarga, atau permasalahan lain yang membutuhkan pemikiran yang berat. Jika Anda berpikir terlalu berat seperti itu, tidak menutup kemungkinan akan terkena gejala stress. Misalnya, sulit untuk beristirahat atau tidur, nafsu makan berkurang, sakit kepala berkepanjangan, dan lain sebagainya. Jika Anda ingin menjaga kesehatan, hindarilah stress sekarang juga karena sangat berpengaruh pada kinerja organ tubuh Anda untuk bekerja secara optimal. Untuk menghilangkan stress, Anda dapat meluangkan waktu untuk berlibur atau bersantai, beristirahat total dari rutinitas sehari-hari, dan mendekatkan diri pada Tuhan sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.


Makan Secara Teratur
Sudah menjadi rahasia umum jika para pekerja kantoran di kota besar sulit untuk mengatur pola makannya sehari-hari. Sebagai contoh, sarapan pagi yang seharusnya sekitar pukul 7 – 9 pagi, ternyata tidak bisa dipenuhi. Meskipun bisa sarapan pagi pada waktu tersebut, menunya juga tidak menyehatkan dan hanya mengenyangkan saja. Pasalnya, yang dimakan hanya menu makanan cepat saji atau fastfood yang banyak dijual di kota-kota besar. Hilangkan sebisa mungkin kebiasaan tersebut dan mulailah menerapkan pola makan secara teratur dengan menu makanan yang bergizi dan bernutrisi. Makanlah makanan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna setiap hari.


Menerapkan Gaya Hidup Yang Sehat
Untuk memulai hidup yang sehat, pertama yang harus Anda lakukan adalah berkomitmen dan berjanji pada diri sendiri untuk menjauhi semua perilaku atau gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya, kebiasaan merokok, minum minuman yang beralkohol, pulang larut malam dan kurang istirahat, mengkonsumsi makanan cepat saji, dan tidak pernah berolahraga. Semua kebiasaan buruk tersebut harus Anda ganti dengan gaya hidup yang lebih sehat. Sebagai contoh, beristirahat cukup, menghindari stress, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan bernutrisi serta banyak air minum yang menyehatkan, dan berolahraga secara rutin untuk menjaga kebugaran dan kesegaran tubuh Anda.

► Most Trending